Category: Panduan Pekerja

Tips Menahan Emosi Saat Dimarahi Bos atau AtasanTips Menahan Emosi Saat Dimarahi Bos atau Atasan

Siapapun yang memiliki atasan rata rata pasti pernah dimarahi oleh atasannya, entah kita berbuat salah atau tidak. Karena, atasan kita juga ada seorang manusia yang tidak sempurna yang bisa sewaktu waktu tidak kuat menahan emosinya.

Siapapun pasti kalau bisa ingin tidak kena marah oleh atasan kita ( bos ), apalagi bila kita dimarahi diposisi yang tidak tepat. Misal saat sedang ditempat keramaian ataupun dilingkungan kantor yang dimana sekeliling kalian adalah orang yang kalian kenal.

Dalam kondisi tersebut alangkah baiknya jika mencoba untuk menahan amarah yang ada didalam diri kita, karena bisa jadi jika kita melawan luapan amarah bos, itu akan menjadi akhir karier kita. Jadi apapun yang terjadi disaat atasan ( bos ) marah cobalah untuk sabar, karena apa yang ia ucapkan saat marah kadang bukanlah kata yang tepat yang dikeluarkan.

Dibawah ini ada beberapa tips untuk meredam emosi disaat dimarahi oleh bos :

1. Cari tau akar permasalahannya

Apabila bos marah kepada kita, pasti ada sesuatu hal yang salah atau tidak sesuai dengan keinginannya sehingga emos beliau tidak tertahan, oleh karena itu supaya kita tidak terpancing amarah yang bos luapkan, lebih baik kita observasi keadaan terlebih dahulu, pertama, kenapa bos marah? Hal apakah yang kita lakukan sehingga membuatnya marah? Apakah ada kesalahpahaman?

Jika disaat kalian sudah selesai observasi dan menemukan penyebabnya dan itu adalah kesalahan kalian, alangkah baiknya kalian sadar diri dan tidak melawan sepatah katapun ucapan bos, tetapi meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Tetapi apabila kalian tidak melakukan kesalahan dan bos kalian yang salah paham, sama seperti yang tadi lebih baik kita tetap sabar dan jika emosi bos sudah mereda, cobalah berbicara kepadanya dengan nada yang halus dan coba untuk meluruskan kesalahpahaman yang terjadi.

2. Bersikap Professional

Bos adalah orang yang memiliki hak untuk mengatur bawahannya, yang artinya jika kita melakukan kesalahan maka bisa saja bos memarahi kita dan apabila kita tidak melakukan kesalahan tetapi tetap dimarahi oleh bos, kita harus tetap bersikap professional, yaitu sabar dan tenangkan diri. Janganlah bersikap seperti anak kecil, seperti pura pura tidak melihat bos, tidak mengacuhkannya, dll karena jika kita tetap bersikap professional, itu dapat dilihat oleh bos dan bisa dianggap poin plus di pribadi kita oleh bos.

3. Perbaiki Kinerja

Apabila benar kita salah melakukan sesuatu sehingga bos kita memarahi kita, maka kita harus intropeksi diri dan berusaha untuk meningkatkan kinerja kita, dengan cara lebih fokus dalam bekerja dan berusaha untuk tidak melalukan kesalahan. Karena jika atasan sudah sampai memarahi kita, berarti kita sudah melakukan kesalahan yang membuat atasan tidak memberikan teguran melainkan langsung memarahi kita saat itu juga.

Oleh karena itu, apabila kita dimarahi bos, kita harus tetap sabar dan intropeksi diri.

Demikian artikel mengenai tips menahan emosi setelah dimarahi oleh atasan ( bos ), karena apapun yang terjadi selama kita masih berada dibawah kendali beliau ( atasan kita ) dan dimarahi, kita harus tetap berusaha untuk sabar, karena jika kita melawan kembali, itu dapat menjadi akhir dari karier kita sebagai bawahannya.

Semoga tips ini dapat bermanfaat dan boleh di coba apabila kita sedang dimarahi oleh atasan.